"Keputusan ini tidak diambil dengan mudah, ini merefleksikan perhatian AS atas tunggakan di UNESCO, kebutuhan reformasi fundamental dalam organisasi, dan kelanjutan bias anti-Israel di UNESCO," tulis Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (12/10/2017).
Ke depannya, AS akan jadi negara non anggota UNESCO yang akan tetap mengamati kinerja badan kebudayaan dan pendidikan PBB itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirjen UNESCO Iriana Bokova menyayangkan keputusan AS. Kabar hengkangnya AS diketahui dia dari Menlu AS, Rex Tillerson.
"Sebagai Direktur Jenderal UNESCO, saya ingin mengungkapkan penyesalan mendalam atas keputusan Amerika Serikat menarik diri dari UNESCO," kata Bokova dalam sebuah pernyataan.
Menurut Bokova, keputusan AS ini merugikan hubungan multilateral. Selain itu, keluarga besar PBB juga merasa kehilangan.
(aud/bag)











































