DetikNews
Sabtu 07 Oktober 2017, 18:19 WIB

Wanita Muda Australia Meninggal Saat Berlibur di Fiji Bersama Suami

Rita Uli Hutapea - detikNews
Wanita Muda Australia Meninggal Saat Berlibur di Fiji Bersama Suami Kelly Clarke (Foto: Facebook)
Sydney - Seorang wanita muda asal Sydney, Australia meninggal saat sedang berlibur bersama suaminya di Fiji. Kelly Clarke, wanita berumur 24 tahun itu meninggal akibat penyakit yang belum diketahui.

Menurut suaminya, Chase Clarke (28), awalnya wanita yang bekerja sebagai perawat tersebut diduga meninggal akibat penyakit tipus. Namun hasil pemeriksaan darah tidak mendukung dugaan tersebut.

Kelly awalnya merasa tidak enak badan pada Rabu (4/10) lalu, namun dia menganggapnya sebagai sakit perut biasa. Dia pun kemudian mandi dan pergi tidur. Namun kemudian rasa sakitnya meningkat beberapa jam kemudian.

Dia pun dilarikan ke rumah sakit di Lautoka, sekitar setengah jam berkendara di sebelah utara kawasan wisata populer Nadi. Di rumah sakit itu, para dokter mendiagnosa Kelly menderita penyakit tipus.

Namun selama dua hari tubuhnya tidak merespons pengobatan tipus yang diberikan para dokter. Sampai akhirnya pada Jumat (6/10) pukul 22.40 waktu setempat, Kelly dinyatakan meninggal dunia.

Clarke mengatakan seperti dilansir News.com.au, Sabtu (7/10/2017), saat dirawat di rumah sakit, istrinya sempat mengatakan bahwa dirinya takut mati. Clarke pun berusaha menenangkannya dengan mengatakan dirinya mencintai sang istri.

Pasangan tersebut berlibur di Fiji untuk menghadiri pernikahan sahabat Clarke. Keduanya baru menikah pada April lalu.

Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) menolak membahas kasus kematian Kelly secara spesifik, namun mengatakan akan memberikan bantuan konsuler terkait pemulangan jenazah Kelly ke Australia.

"Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan memberikan bantuan konsuler, sesuai dengan Piagam Layanan Konsuler, kepada keluarga seorang wanita Australia yang meninggal di Fiji," ujar juru bicara DFAT.

Penyebab kematian Kelly masih misterius. Para dokter di Fiji telah menyampaikan kepada keluarga Kelly, bahwa mereka tak akan menyerahkan jasadnya sebelum mereka melakukan autopsi.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed