Dituturkan sejumlah sumber pada Konsulat China di Osaka, Jepang seperti dilansir Reuters, Jumat (6/10/2017), 13 nelayan China dipastikan tewas setelah sebelumnya dilaporkan hilang. Identitas para korban tewas belum dirilis ke publik.
Sebelumnya, otoritas Jepang telah mengerahkan tiga kapal patroli untuk membantu operasi pencarian para nelayan China yang hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal nelayan seberat 250 ton milik China yang bernama Lurong Yuanyu 378 ini membawa 16 anak buah kapal (ABK). Sebanyak 13 orang di antaranya dipastikan tewas dan tiga orang lainnya ditemukan dalam keadaan hidup.
Sebelumnya dilaporkan 12 awak kapal nelayan ini hilang dan empat awak lainnya selamat.
Sementara kapal tanker berbendera Hong Kong bernama 'Bright Oil Lucky' yang berukuran lebih besar dari kapal nelayan itu, diketahui membawa 21 ABK. Dipastikan seluruh ABK kapal tanker seberat 63.294 ton itu selamat dalam insiden ini.
(nvc/ita)











































