Pengungsi Somalia Tikam Polisi dan Tabrak Pejalan Kaki di Kanada

Pengungsi Somalia Tikam Polisi dan Tabrak Pejalan Kaki di Kanada

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Okt 2017 15:20 WIB
Pengungsi Somalia Tikam Polisi dan Tabrak Pejalan Kaki di Kanada
Pelaku ditangkap setelah truk yang dikemudikannya terbalik (REUTERS/Candace Elliott)
Ottawa - Kepolisian Kanada menangkap seorang pria yang mendalangi penikaman polisi dan menabrak para pejalan kaki di dekat Stadion Edmonton. Sedikitnya lima orang termasuk satu polisi mengalami luka-luka dalam insiden yang dinyatakan sebagai 'aksi terorisme' ini.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menyebut insiden ini sebagai 'serangan terorisme'. PM Trudeau meminta warga tetap waspada.

Seperti dilansir AFP, Senin (2/10/2017), insiden ini terjadi pada Sabtu (30/9) malam waktu setempat, di luar sebuah stadion sepakbola di kota Edmonton, Provinsi Alberta. Identitas pelaku tidak dirilis ke publik, namun disebut dia berusia 30 tahun dan merupakan warga lokal Edmonton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden ini berawal saat pelaku mengemudikan mobil merek Chevy Malibu warna putih hingga menabrak barikade polisi di luar Stadion Edmonton, yang sedang menggelar pertandingan Liga Sepakbola Kanada pada Sabtu (30/9) malam, sekitar pukul 20.15 waktu setempat.

Pelaku menikam polisi dan menabrak para pejalan kakiPelaku menikam polisi dan menabrak para pejalan kaki Foto: REUTERS/Candace Elliott

Mobil pelaku menabrak seorang polisi yang sedang berdiri di depan mobil patroli. "Polisi itu terlempar ke udara sejauh 15 kaki (4,5 meter)," terang kepolisian setempat dalam pernyataannya.

"Seorang pria, diyakini berusia 30 tahun, kemudian melompat keluar kendaraan dan mulai menikam polisi tersebut dengan pisau terus-menerus, sembali bergulat," imbuh keterangan polisi setempat. Pelaku kemudian berlari kabur. Polisi yang tidak disebut namanya itu dilarikan ke rumah sakit setempat.

Aksi penyerangan ini terekam kamera keamanan atau CCTV. Dengan berbekal CCTV itu, polisi memburu pelaku dan memempatkan sejumlah pos pemeriksaan di beberapa titik. Hingga akhirnya polisi menyadari pelaku kini mengemudikan truk sewaan, saat memeriksa identitas si pengemudi truk tersebut. Menyadari identitasnya diketahui, pelaku mengemudikan truk dengan kecepatan tinggi dan menabrak para pejalan kaki di tengah kota Edmonton.

"Dia dengan sengaja menabrak pejalan kaki di zebra cross dan gang setempat. Saat ini, diyakini empat pejalan kaki ditabrak truk itu dan telah dilarikan ke rumah sakit dengan sejumlah luka-luka," ujar Kepala Kepolisian Edmonton, Rod Knecht, kepada wartawan setempat.

Pelaku ditangkap setelah truk yang dikemudikannya terbalikPelaku ditangkap setelah truk yang dikemudikannya terbalik Foto: REUTERS/Candace Elliott

Polisi terus mengejar pelaku yang terus memacu truk tersebut. Pengejaran berakhir saat kendaraan yang dikendarai pelaku hilang kendali dan terguling. Pelaku ditarik keluar dari kaca mobil bagian depan yang pecah dan langsung diborgol.

"Saat ini, kami meyakini individu ini bertindak seorang diri, meskipun penyelidikan masih dalam tahap awal," ucap Knecht.

Secara terpisah, Kepolisian Royal Kanada (RCMP) menyebut pelaku sebagai pengungsi asal Somalia yang masuk daftar pengawasan ekstremis. Pelaku pernah diselidiki atas ideologi ekstremisnya sekitar 2 tahun lalu, namun kemudian dinyatakan tidak memberikan ancaman bagi publik. Polisi tetap tidak menyebut identitas pelaku yang dijerat lima dakwaan percobaan pembunuhan dan dakwaan terorisme. Namun media-media Kanada menyebut pelaku bernama Abdulahi Hasan Sharif. Informasi itu belum bisa diklaim secara independen.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads