Screenshot itu lalu diposting ke jejaring sosial Facebook. Dalam keterangan foto itu, Inger menulis bahwa karikatur Nabi Muhammad yang dipajang adalah salah satu bentuk kebebasan berekspresi. Diketahui gambar karikatur itu adalah salah satu yang pernah dikecam umat muslim seluruh dunia beberapa waktu lalu.
Inger mengatakan dalam postingan itu, bahwa wallpaper dengan karikatur Nabi Muhammad sebagai salah satu tanda bahwa Denmark adalah negara yang menghormati kebebasan berbicara. Salah satunya juga hak untuk mengkritik agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Postingan Stojberg itu jelas menuai kecaman. Apalagi sebelumnya karikatur tersebut juga pernah menjadi kontroversi dan memicu kemarahan umat muslim di sejumlah negara. Gambar tersebut dianggap menghujat dan menghina Nabi Muhammad.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Stojberg terkait postingannya yang kontroversial itu. Dia juga belum menghapus foto karikatur itu dari akun Facebook-nya. (nkn/nvc)











































