DetikNews
Senin 25 September 2017, 17:19 WIB

Negara-negara Ini Rilis Imbauan Perjalanan Terkait Gunung Agung

Novi Christiastuti - detikNews
Negara-negara Ini Rilis Imbauan Perjalanan Terkait Gunung Agung Kondisi Gunung Agung pada 24 September (AFP PHOTO/SONNY TUMBELAKA)
Singapura - Beberapa negara memberlakukan imbauan perjalanan ke Indonesia terkait Gunung Agung. Setelah Australia, Singapura, Inggris, Amerika Serikat (AS) dan Selandia Baru juga mengimbau warga negaranya untuk menghindari area terdampak, terutama Bali.

Seperti dilansir Reuters, Senin (25/9/2017), imbauan perjalanan dirilis Singapura, AS, Inggris dan Selandia Baru pada Senin (25/9) waktu setempat. Pada akhir pekan, Australia merilis peringatan perjalanan menyusul semakin meningkatnya aktivitas vulkanis di Gunung Agung, Bali.


Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Singapura mengimbau warganya yang ada di Bali untuk lebih waspada dan memperhatikan perkembangan terbaru soal status Gunung Agung, yang kini berada di level 'awas'.

"Merujuk pada kemungkinan erupsi Gunung Agung, warga Singapura diminta menunda perjalanan yang tidak terlalu penting ke area-area terdampak, untuk saat ini," imbau Kementerian Luar Negeri Singapura dalam pernyataannya.

"Pantau situs berita lokal secara saksama dan perhatikan instruksi otoritas lokal, seperti siap dievakuasi secara mendadak," imbuh imbauan perjalanan itu.


Tak jauh berbeda, pemerintah AS juga meminta setiap warga negaranya untuk waspada akan potensi letusan Gunung Agung. "Warga negara AS disarankan untuk menghindari bepergian ke area sekitar Gunung Agung," imbau pemerintah AS melalui situs resmi Kedubes AS di Jakarta.

"Periksa jadwal penerbangan dengan bandara-bandara setempat. Dalam kasus terjadinya erupsi, kami mendorong warga AS di Indonesia untuk memberitahu teman dan keluarga soal kondisi mereka dan memberikan perkembangan status mereka via media sosial," imbuh pernyataan itu.

Imbauan perjalanan serupa juga disampaikan melalui situs resmi pemerintah Inggris. Setiap warga Inggris di Indonesia, khususnya di Bali, diminta mematuhi instruksi otoritas setempat dan tetap berada di luar zona berbahaya yang ditetapkan sekitar 9-12 kilometer dari kawah Gunung Agung.




Otoritas Selandia Baru mengimbau warganya untuk memeriksa kembali jadwal penerbangan di tengah kekhawatiran meletusnya Gunung Agung dalam waktu dekat. "Warga Selandia Baru di Bali disarankan untuk memperbarui informasi pendaftaran mereka atau menggunakan kesempatan ini untuk mendaftar pada Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan," imbau otoritas Selandia Baru melalui situs resmi pemerintahannya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan ada sekitar 62 ribu orang yang tinggal di zona berbahaya di sekitar kawah Gunung Agung, yang diperintahkan untuk dievakuasi. Namun sejauh ini baru sekitar 50 ribu orang yang telah mengungsi ke tempat penampungan sementara.

Juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan saat ini Gunung Agung memasuki 'fase kritis' yang berarti magma semakin mendekati permukaan, yang diindikasikan oleh ratusan getaran vulkanik dalam beberapa hari terakhir.


(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed