DetikNews
Minggu 24 September 2017, 13:09 WIB

Diancam Korut, Trump: Mereka Tak Akan Ada Lebih Lama Lagi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Diancam Korut, Trump: Mereka Tak Akan Ada Lebih Lama Lagi Donald Trump (Foto: REUTERS/Brendan McDermid)
Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Korea Utara (Korut). Ancaman dilontarkan setelah Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong Ho mengingatkan bahwa serangan rudal Korut ke daratan AS tak terelakkan.

Dalam sidang Majelis Umum PBB pada Sabtu (23/9) waktu setempat, Ri mengatakan bahwa serangan ke daratan AS dengan roket-roketnya tak terelakkan setelah "Presiden Jahat" Trump mengejek pemimpin Korut Kim Jong-Un sebagai "manusia roket".

"Baru saja mendengar Menteri Luar Negeri Korut berbicara di PBB. Jika dia menggaungkan pikiran Manusia Roket Kecil, mereka tak akan ada lebih lama lagi," ujar Trump dalam postingannya lewat akun Twitter miliknya seperti dilansir kantor berita Reuters, Minggu (24/9/2017). Tidak jelas apakah Trump mengacu ke Ri dan Kim, atau Korut secara lebih luas dalam kicauannya itu.

Trump dan Kim belakangan makin gencar saling melontarkan hinaan dan ancaman satu sama lain. Pada Jumat (22/9) lalu, Kim mengejek Trump sebagai "manula pikun dan orang gila". Komentarnya itu dilontarkan setelah dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, Trump mengancam akan menghancurkan Korut secara total jika terus mengancam AS ataupun sekutunya.

Korut melakukan uji coba bom nuklir terkuatnya pada 3 September lalu, yang memicu sanksi-sanksi baru PBB. Sebagai balasan atas sanksi-sanksi itu, Pyongyang pada Jumat (22/9) mengumumkan pihaknya mungkin akan melakukan uji coba bom hidrogen di atas wilayah Samudera Pasifik.

Sementara itu, Angkatan Udara AS menerbangkan pesawat-pesawat pengebom B-1B Lancer di atas wilayah udara internasional, dekat pesisir timur Korut pada Sabtu (23/9) waktu setempat. Departemen Pertahanan AS alias Pentagon menyatakan, penerbangan tersebut sebagai unjuk kekuatan atas tekad AS untuk membela diri dan sekutu-sekutunya dari ancaman Korut.


(ita/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed