Dikutip dari AFP, Sabtu (23/9/2017), titik pusat gempa berada di titik lokasi yang sama dengan gempa yang terjadi pada 3 September lalu. Mengutip kantor berita Xinhua, lokasi gempa itu sebelumnya digunakan sebagai lokasi uji coba rudal Korea Utara.
Gempa itu terjadi saat ketegangan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pimpinan Korea Utara Kim Jong-Un tengah meningkat. Ketegangan dua pimpinan negara ini dipantik oleh rezim Kim Jong-Un terkait ambisi nuklir Pyongyang yang memicu kekhawatiran internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Gempa 5,2 SR Guncang Korut, Diduga Dipicu Uji Coba Nuklir
Tapi ada juga perbedaan opini dengan Badan Meteorologi Korea Selatan (KMA) yang mengatakan getaran gempa itu memiliki skala yang sama. Namun, KMA menyatakan getaran itu sebagai aktivitas alami.
Uji coba rudal Pyongyang pada 3 September lalu merupakan ledakan paling kuat di Korea Utara. Getaran gempa itu memicu gempa berkekuatan 6,3 skala Richter yang terasa hingga di daerah China.
(ams/tor)











































