Jepang Serukan Negara-negara Putus Hubungan Diplomatik dengan Korut

Jepang Serukan Negara-negara Putus Hubungan Diplomatik dengan Korut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 22 Sep 2017 11:19 WIB
Jepang Serukan Negara-negara Putus Hubungan Diplomatik dengan Korut
Kim Jong-Un (Foto: Reuters)
Tokyo - Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono menyerukan negara-negara di dunia untuk memutus hubungan diplomatik dengan Korea Utara (Korut). Seruan ini disampaikan beberapa jam setelah pemerintah Amerika Serikat mengumumkan sanksi-sanksi baru ekonomi terhadap Korut.

Kono mengatakan, lebih dari 160 negara memiliki hubungan diplomatik dengan rezim Kim Jong-Un.

"Kita harus menyerukan negara-negara tersebut untuk memutus hubungan diplomatik dan ekonomi mereka dengan Korut," kata Kono dalam pidato di Universitas Columbia, New York di sela-sela sidang Majelis Umum PBB, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (22/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kono, saat ini bukan waktunya untuk dialog. "Sekarang waktunya bagi komunitas internasional secara keseluruhan untuk memaksimalkan tekanan terhadap Korut untuk mengambil tindakan-tindakan konkrit menuju denuklirisasi semenanjung Korea," tutur Kono.

Kono memperkirakan, Korut akan kehilangan 90 persen pendapatan ekspornya jika semua negara mengimplementasikan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB yang ada.

Kono pun menyampaikan harapannya akan hubungan yang lebih lancar dengan China, yang memiliki sejumlah permasalahan dengan Jepang, termasuk mengenai wilayah dan sejarah masa perang.

Video dari TV Korut saat negeri itu meluncurkan rudal terbarunya


"Kita merupakan perekonomian terbesar kedua dan ketiga di dunia. Oleh karena itu, kita memiliki tanggung jawab besar untuk perdamaian dan kemakmuran wilayah," tutur Kono.

"Karena itu, kita seharusnya tidak saling berkonfrontasi. Kita tak boleh membiarkan ketegangan mendominasi keseluruhan Asia," imbuhnya.

Tonton video perbandingan kekuatan militer AS dan Korut (ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini