Sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (17/9/2017), informasi ini dinyatakan oleh Hamas. Hamas mengatakan mereka setuju untuk membubarkan pemerintahan administratif di Gaza.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas, pemimpin otoritas Palestina yang disokong oleh Barat dari Fatah, telah bermusuhan dengan Hamas di sepanjang Gaza pada 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk era ini, sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpengaruh terhadap hubungan Hamas-Fatah. Trump yang sangat berpihak untuk Israel membuat Fatah menekan Hamas untuk tak membayar listrik Gaza ke Israel dan memotong gaji PNS di tempat itu.
(dnu/imk)











































