DetikNews
Jumat 08 September 2017, 11:25 WIB

Pesan Putin pada AS: Jangan Jatuh ke dalam Permainan Korut

Novi Christiastuti - detikNews
Pesan Putin pada AS: Jangan Jatuh ke dalam Permainan Korut Vladimir Putin dalam forum ekonomi di Vladivostok (REUTERS/Sergei Karpukhin)
Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki pesan khusus untuk Amerika Serikat (AS) dalam menghadapi ancaman Korea Utara (Korut). Putin mengingatkan AS agar tidak jatuh dan terbawa ke dalam 'permainan' Korut dengan meningkatkan tekanan terhadap negara komunis itu.

"Sungguh tidak produktif untuk memompa histeria militer ini. Ini tidak akan mengarah ke mana pun," tegas Putin saat berbicara dalam Forum Ekonomi Ketimuran di Vladivostok, Rusia, seperti dilansir CNN, Jumat (8/9/2017). Putin berbicara dengan didampingi Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-In, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Mongolia Khaltmaa Battulga. Delegasi Korut juga hadir dalam forum ekonomi ini.

Putin beberapa waktu terakhir cenderung aktif berkomentar soal isu Korut dan bagaimana komunitas global seharusnya menanggapi ancaman nuklir Korut.


Usai Korut menggelar uji coba nuklir keenamnya pada Minggu (3/9) lalu, dunia kompak mengecam. AS, Jepang dan Korsel mendorong diberlakukannya sanksi lebih keras untuk menghukum pemimpin Korut, Kim Jong-Un. Rusia bersama China juga mengecam uji coba nuklir, namun kedua negara itu kompak lebih menyerukan dialog, dibanding sanksi dan tekanan.

"Ini adalah provokasi dari Korea Utara, sudah jelas," sebut Putin merujuk pada uji coba nuklir terbaru Korut.

"Mereka (Korut) mengharapkan reaksi spesifik dari mitra-mitra mereka dan mereka mendapatkannya. Kenapa Anda ikut bermain dengannya? Pernahkah Anda memikirkannya," ucap Putin yang diduga ditujukan untuk AS.


AS telah menyatakan keinginan agar Dewan Keamanan PBB memberlakukan embargo minyak terhadap Korut, melarang ekspor tekstil dan mempekerjakan buruh Korut di luar negeri, serta memberlakukan pembekuan aset serta larangan perjalanan untuk Kim Jong-Un. Draf resolusi yang mengatur sanksi-sanksi itu telah diajukan AS dan diharapkan bisa divoting oleh negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB pada Senin (11/9) mendatang.

Beberapa hari sebelumnya, dalam forum terpisah di Xiamen, China, Putin menyatakan sanksi untuk Korut tidak akan efektif. "Sanksi dalam bentuk apapun sekarang tidak akan berguna dan tidak efektif," ucapnya saat menghadiri forum BRICS, yang merupakan asosiasi dari lima negara berkembang terbesar, yakni Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.

"Mereka akan lebih suka makan rumput daripada menghentikan program (senjata nuklir) mereka kecuali mereka merasa aman. Dan apa yang bisa memapankan keamanan? Pemulihan hukum internasional. Kita harus mendukung dialog di antara pihak-pihak yang berkepentingan," tegasnya saat itu.


(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed