DetikNews
Kamis 07 September 2017, 12:53 WIB

Soal Aksi Militer terhadap Korut, Trump: Itu Bukan Pilihan Pertama

Rita Uli Hutapea - detikNews
Soal Aksi Militer terhadap Korut, Trump: Itu Bukan Pilihan Pertama Kim Jong-Un periksa bom hidrogen (Foto: KCNA via REUTERS)
Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping berkomitmen untuk mengambil tindakan lebih jauh yang bertujuan mencapai denuklirisasi Semenanjung Korea.

Komitmen tersebut dinyatakan dalam percakapan telepon kedua pemimpin tersebut pada Rabu (6/9) waktu setempat. "Presiden Xi ingin melakukan sesuatu. Kita akan lihat apakah dia bisa melakukannya atau tidak. Namun kami tak akan mendiamkan apa yang terjadi di Korea Utara," ujar Trump kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (7/9/2017).

"Saya yakin bahwa Presiden Xi setuju dengan saya 100 persen," imbuh Trump.

Ketika ditanya apakah dia mempertimbangkan respons militer terhadap Korut, Trump berujar: "Tentunya, itu bukan pilihan pertama kita, tapi kita akan lihat apa yang terjadi."



Gedung Putih menyatakan, dalam percakapan telepon yang berlangsung 45 menit tersebut, Xi mengatakan kepada Trump bahwa masalah Korut harus diselesaikan lewat dialog dan konsultasi.

[Gambas:Video 20detik]

Sebelumnya, Trump telah menyerukan China untuk berbuat lebih banyak dalam menekan Korut terkait program nuklir dan rudalnya. China merupakan sekutu terbesar dan mitra dagang Korut.

Pada Minggu (3/9) siang waktu setempat, otoritas Korut mengklaim sukses menggelar uji coba nuklir terbaru. Korut menyebut uji coba nuklir itu melibatkan bom hidrogen yang bisa dimasukkan ke dalam rudal balistik antarbenua (ICBM) miliknya, yang diklaim bisa menjangkau wilayah AS.

Korut menyebut uji coba nuklir terbaru itu sebagai 'paket hadiah' untuk Amerika Serikat (AS). Korut bahkan mengancam lebih banyak 'paket hadiah' akan dikirimkan kepada AS. "AS akan menerima lebih banyak paket hadiah dari negara saya, selama negara itu masih bergantung pada provokasi sembrono dan upaya sia-sia untuk menekan DPRK," kata Han Tae-Song yang menjabat sebagai Duta Besar Korut untuk PBB di Jenewa, Swiss.
(ita/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed