detikNews
Kamis 31 Agustus 2017, 17:34 WIB

Serangan Udara AS Tewaskan 13 Warga Sipil Afghanistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Serangan Udara AS Tewaskan 13 Warga Sipil Afghanistan ilustrasi jet tempur (Foto: Getty Images)
Kabul - Sedikitnya 13 warga sipil tewas dalam serangan udara Amerika Serikat terhadap para militan Taliban di wilayah Afghanistan timur. Sebanyak 15 orang lainnya luka-luka dalam serangan udara tersebut.

Pejabat-pejabat Afghanistan mengatakan bahwa ke-13 warga sipil yang tewas berasal dari satu keluarga. Pasukan AS-Afghanistan menyatakan tengah melakukan penyelidikan atas serangan udara ke sebuah rumah di desa Dasht-e-Bari di provinsi Logar, dekat ibu kota Kabul pada Rabu (30/8) waktu setempat tersebut.

"Dalam operasi, pasukan AS diserang oleh Taliban dan pasukan asing balas menembak dan memaksa para militan Taliban bersembunyi di rumah-rumah warga sipil di sekitarnya," ujar Saleem Saleh, juru bicara gubernur provinsi Logar seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (31/8/2017).

Saleh mengatakan, para korban tewas berasal dari satu keluarga dan kebanyakan korban tewas tersebut adalah wanita dan anak-anak.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah pejabat-pejabat Afghan mengatakan, Angkatan Udara Afghanistan menewaskan 13 warga sipil dalam serangan-serangan terpisah yang menargetkan sebuah basis Taliban di provinsi Herat, Afghanistan barat.

"Saya mendengar dua dentuman keras dan ketika saya keluar dari rumah saya, saya melihat bangunan yang dibombardir itu hancur total," ujar saksi mata, Nazar Khan kepada AFP.

"Kami mengeluarkan jasad-jasad dari reruntuhan dan menguburkan mereka. Ini hari yang sangat menyedihkan bagi kami," imbuhnya seraya menyebut insiden tersebut sebagai "pembantaian". Dikatakannya, tak ada militan Taliban yang tewas dalam insiden itu.

Foto-foto yang beredar menunjukkan jasad anak-anak dan wanita-wanita yang terbungkus kain kafan, saat para kerabat bersiap untuk menguburkan mereka. Juru bicara kepolisian provinsi Logar, Shahpoor Ahmadzai mengkonfirmasi jumlah korban jiwa tersebut.

Atas insiden ini, militer AS menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan resmi. "Pasukan AS-Afghanistan menanggapi semua dugaan korban jiwa warga sipil dengan serius dan sedang bekerja sama dengan mitra-mitra Afghan kami untuk memastikan fakta-fakta seputar insiden ini (di Logar)," demikian statemen militer AS.

Sekitar tiga pekan sebelumnya, serangan udara AS diduga menewaskan 11 warga sipil di provinsi Nangarhar yang bertetangga dengan provinsi Logar. Militer AS membantas keras dugaan tersebut.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed