DetikNews
Rabu 30 Agustus 2017, 14:48 WIB

6 Orang Termasuk Balita Tewas Akibat Banjir di Mumbai

Novi Christiastuti - detikNews
6 Orang Termasuk Balita Tewas Akibat Banjir di Mumbai Banjir melanda kota Mumbai (REUTERS/Shailesh Andrade)
New Delhi - Sedikitnya enam orang tewas, termasuk dua balita, akibat banjir yang menerjang Mumbai, ibu kota finansial India. Banjir yang dipicu hujan deras ini menghancurkan sejumlah rumah warga dan mengganggu lalu lintas di Mumbai.

Mumbai merupakan kota berpenduduk 20 juta orang yang menjadi lokasi dua bursa saham terbesar India dan menjadi markas sejumlah perusahaan besar. Kota ini dilanda banjir setelah diguyur hujan deras dengan curah hujan mencapai curah hujan sebulan, hanya dalam satu hari.

Banjir melanda kota MumbaiBanjir melanda kota Mumbai Foto: REUTERS/Danish Siddiqui

Beberapa area dataran rendah masih tergenang banjir, sehingga sejumlah kendaraan terjebak. Otoritas setempat memerintahkan agar sekolah dan kampus diliburkan sementara, terutama karena perkiraan cuaca menyebut hujan deras masih akan mengguyur.

"Ada sejumlah mobil dan kendaraan roda dua yang terjebak di jalanan yang masih dalam pembersihan," tutur seorang polisi lalu lintas setempat, Amitesh Kumar, seperti dilansir Reuters, Rabu (30/8/2017).

Sejauh ini sedikitnya enam orang tewas akibat banjir di Mumbai ini. Seorang wanita berusia 45 tahun dan anaknya yang baru berusia 1,5 tahun, tewas setelah rumah mereka yang ada di pinggiran Vikhroli ambruk pada Selasa (29/8) malam waktu setempat.

Banjir melanda kota Mumbai Banjir melanda kota Mumbai Foto: REUTERS/Danish Siddiqui

Korban tewas lainnya adalah seorang balita perempuan berusia 2 tahun yang tertimpa tembok yang roboh. Tiga korban tewas lainnya berasal dari kota tetangga Thane. Ketiga korban tewas setelah tersapu banjir.

Layanan kereta di kota Mumbai sempat terhenti akibat banjir ini, namun mulai pulih secara perlahan. Sedangkan aktivitas penerbangan di Bandara Mumbai terancam mengalami penundaan hingga 15 menit akibat cuaca buruk. Pada Selasa (29/8) malam, sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan.

Berbagai perusahaan berusaha menyalurkan bantuan makanan dan tempa pengungsian bagi para karyawannya yang terjebak di kantor. Sedangkan kuil-kuil dan institusi keagamaan setempat menawarkan tempat bantuan bagi warga yang terjebak di jalanan.


(nvc/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed