Serangan Udara Tewaskan 6 Bocah Yaman, Pelakunya Diduga Arab Saudi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 25 Agu 2017 16:50 WIB
gedung hancur akibat serangan udara di Sanaa (Foto: Reuters)
Sanaa - Serangan udara di Sanaa, Yaman telah menewaskan setidaknya 12 orang, termasuk enam anak-anak.

Serangan udara di kawasan permukiman Faj Attan di pinggiran ibu kota Sanaa itu menyebabkan dua gedung berlantai tiga hancur total. Warga dan para petugas penyelamat tengah berada di lokasi untuk mengangkat para korban yang tertimpa puing-puing bangunan.

Seorang saksi mata, Mohammed Ahmad, mengatakan, para korban tewas termasuk anak-anak yang berasal dari satu keluarga.

"Kami mengeluarkan mereka satu persatu dari bawah reruntuhan. Beberapa dari mereka adalah anak-anak dari satu keluarga," tutur Ahmad seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/8/2017).

"Ketika roket menghantam, salah satu gedung langsung hancur yang menyebabkan gedung di sebelahnya ikut hancur juga. Beberapa penghuni berhasil keluar, namun yang lainnya terperangkap," imbuhnya. Dikatakannya, sebagian dari mereka yang tertimpa puing-puing ditemukan tewas dan beberapa lainnya luka-luka.

Menurut warga setempat, serangan udara tersebut dilakukan oleh pesawat-pesawat tempur milik koalisi Arab Saudi yang memerangi kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Stasiun televisi yang dikelola Houthi, Al-Massira juga menyalahkan koalisi Saudi atas serangan udara tersebut.

Koalisi internasional yang dipimpin Saudi memulai serangan-serangan udara di Yaman sejak tahun 2015, untuk mendukung pemerintah Yaman dalam memerangi Houthi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, hampir 8.400 warga sipil telah tewas dan sekitar 47.800 orang luka-luka sejak koalisi Saudi melakukan intervensi militer di Yaman. (ita/ita)