Dilansir CNN, Jumat (18/8/2017), pejabat setempat Joaquim Forn dan polisi telah mengkonfirmasi jumlah korban dalam insiden tersebut. Satu orang dinyatakan tewas, dan 32 luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mendengar jeritan dan sedikit benturan. Kemudian saya melihat kerumunan orang dan van ini meluncur kencang di tengah Las Ramblas dan saya langsung tahu bahwa itu adalah serangan teroris atau semacamnya," kata Tom Gueller.
"Van itu sama sekali tidak melambat, hanya berjalan lurus ke arah kerumunan orang di tengah Las Ramblas," lanjutnya.
Sementara saksi mata lain bernama Ellen Vercamm, yang sedang berlibur di Barcelona, mengatakan dirinya melihat orang-orang di Las Ramblas terpental karena ditabrak oleh van tersebut. Dia juga melihat ada 3 orang pesepeda yang ikut tertabrak.
"Kami melihat sebuah van putih bertabrakan dengan orang-orang. Kami melihat orang-orang terpental karena ditabrak van, kami juga melihat tiga pesepeda tertabrak," ujar Ellen Vercamm.
Pasca-serangan van itu, pihak otoritas melarang warga untuk mendekati kawasan Placa Catalunya, Barcelona, salah satu lapangan utama yang terletak di Las Ramblas. Stasiun kereta api dan metro pun ditutup untuk umum. (ams/ams)











































