Diberitakan AFP, Minggu (13/8/2017), pihak berwenang telah melakukan penyelidikan atas gangguan pasokan oksigen ke bangsal-bangsal rumah sakir. Pihak rumah sakit membantah hal itu menjadi penyebab kematian puluhan anak-anak di RS Baba Raghav Das di Gorakhpur, Uttar Pradesh.
Media lokal di India mengatakan 30 anak-anak meninggal pada hari Kamis (10/8) dan Jumat (11/8) karena kekurangan oksigen di bangsal. Disebutkan, bahwa pihak RS belum membayar tagihan ke pemasok oksigen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri Kesehatan India Sidharth Nath Singh mengumumkan terjadi kematian lagi Sabtu (12/8) kemarin. Sehingga jumlah korban menjadi 64 orang selama enam hari.
Singh juga membantah bahwa penyebab kematian tersebut terkait dengan kekurangan pasokan oksigen. Perdana Menteri Narendra Modi menyebut dirinya terus memantau situasi di Gorakhpur dan berhubungan dengan pihak otoritas negara.
(tfq/ams)











































