DetikNews
Minggu 13 Agustus 2017, 11:57 WIB

2 Tahun di Penjara, Pastor Asal Kanada Dibebaskan Pemerintah Korut

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
2 Tahun di Penjara, Pastor Asal Kanada Dibebaskan Pemerintah Korut Foto: Reuters
Toronto - Seorang pastor warga negara Kanada akhirnya dibebaskan oleh pihak Korea Utara setelah ditahan 2 tahun lamanya. Dia sempat dituduh melakukan tindakan yang dianggap membahayakan pemerintah Korea Utara.

Diberitakan oleh AFP, Minggu (13/8/2017), Hyeon Soo Lim (62) ditahan sejak Januari 2015 lalu. Dia dijatuhi hukuman kerja keras seumur hidup oleh pihak Korut. Beruntung, dia dibebaskan dengan alasan kesehatan setelah Penasihat Keamanan Nasional Kanada, Daniel Jean, berkunjung ke Pyongyang.

"Hari ini, kami bersama dengan keluarga dan kerabat Pastor Lim untuk merayakan kembalinya dia ke Kanada, yang telah lama dinanti ," kata Kementerian Luar Negeri Kanada dalam sebuah pernyataan persnya.

"Kanada telah secara aktif terlibat dalam kasus Mr Lim di semua tingkat, dan kami akan terus mendukung dirinya dan keluarganya setelah dia kembali," tambah keterangan tersebut

Berdasarkan laporan media lokal, Lim telah diterbangkan menuju pangkalan militer di Trenton yang berjarak 170 kilometer dari Toronto. Pembebasan Lim ini di saat terjadi ketegangan tinggi antara Korut dan Amerika Serikat (AS). 3 Warga AS saat ini masih dalam tahanan Korut.

Lim, yang merupakan anggota the Light Korean Presbyterian Church, dianggap sebagai salah satu misionaris Kristen paling berpengaruh di Korea Utara saat dia ditangkap.

Dia sebelumnya telah banyak bepergian ke negara tersebut untuk bekerja di panti asuhan dan rumah sakit.

Pihak Pyongyang telah mengancam akan menembakkan misilnya ke Pulau Guam yang merupakan lokasi strategis AS di Pasific. Guam berjarak sekitar 3.300 kilometer dari Korut.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberikan api dan kemarahan kepada Korut.




(tfq/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed