Diberitakan oleh AFP, Minggu (13/8/2017), Hyeon Soo Lim (62) ditahan sejak Januari 2015 lalu. Dia dijatuhi hukuman kerja keras seumur hidup oleh pihak Korut. Beruntung, dia dibebaskan dengan alasan kesehatan setelah Penasihat Keamanan Nasional Kanada, Daniel Jean, berkunjung ke Pyongyang.
"Hari ini, kami bersama dengan keluarga dan kerabat Pastor Lim untuk merayakan kembalinya dia ke Kanada, yang telah lama dinanti ," kata Kementerian Luar Negeri Kanada dalam sebuah pernyataan persnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan media lokal, Lim telah diterbangkan menuju pangkalan militer di Trenton yang berjarak 170 kilometer dari Toronto. Pembebasan Lim ini di saat terjadi ketegangan tinggi antara Korut dan Amerika Serikat (AS). 3 Warga AS saat ini masih dalam tahanan Korut.
Lim, yang merupakan anggota the Light Korean Presbyterian Church, dianggap sebagai salah satu misionaris Kristen paling berpengaruh di Korea Utara saat dia ditangkap.
Dia sebelumnya telah banyak bepergian ke negara tersebut untuk bekerja di panti asuhan dan rumah sakit.
Pihak Pyongyang telah mengancam akan menembakkan misilnya ke Pulau Guam yang merupakan lokasi strategis AS di Pasific. Guam berjarak sekitar 3.300 kilometer dari Korut.
Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberikan api dan kemarahan kepada Korut.
(tfq/tor)











































