Dilansir dari AFP, Minggu (13/8/2017), korban pertama tewas saat sebuah mobil melaju kencang dan menabrak kerumunan massa. Korban yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu hendak melintasi jalan saat sebuah mobil datang dari perempatan jalan dan menabraknya.
Menurut Kepala Polisi Charlottesville Al Thomas, pengemudi mobil itu telah ditahan dan disangkakan dengan tuduhan kejahatan pembunuhan.
Perlu diketahui, pawai ini dilakukan oleh kelompok supremasi kulit putih dan juga kelompok lainnya yang berseberangan dengan kelompok supremasi kulit putih ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sessions mengaku telah berbicara dengan Direktur FBI Chris Wray dan bersama dengan agen FBI di lokasi kejadian serta petugas penegak hukum dari Virginia.
"Kantor FBI Richmond, Divisi Hak Sipil dan Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Virginia Barat telah membuka penyelidikan tentang pelanggaran hak sipil mengenai kejadian mematikan yang terjadi pada Sabtu pagi," kata pejabat FBI dalam pernyataan resminya.
Sementara itu, penyebab jatuhnya helikopter milik kepolisian di sebuah hutan yang berdekatan dengan lokasi pawai, masih dalam penyelidikan. Presiden AS Donald Trump ikut berbelasungkawa atas kejadian ini.
"Mengucapkan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga dan rekan perwira Polisi Negara Bagian VA yang meninggal hari ini," kata Trump lewat aku twitternya.
"Belasungkawa kepada keluarga wanita muda yang terbunuh hari ini, dan kepada semua yang terluka, di Charlottesville, Virginia. Ini begitu menyedihkan!" sambung Trump.
(tfq/dhn)











































