Korut Tolak Tawaran Dialog Korsel karena Tidak Tulus

Korut Tolak Tawaran Dialog Korsel karena Tidak Tulus

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 07 Agu 2017 15:05 WIB
Korut Tolak Tawaran Dialog Korsel karena Tidak Tulus
rudal Korut (Foto: Reuters)
Seoul - Pemerintah Korea Utara (Korut) menolak tawaran dialog yang diajukan Korea Selatan (Korsel). Penolakan disampaikan saat pertemuan langka antara menteri luar negeri (menlu) kedua negara.

Pertemuan singkat kedua menlu tersebut terjadi di sela-sela ASEAN Regional Forum yang digelar di Manila, Filipina.

Menurut kantor berita Korsel, Yonhap, Senin (7/8/2017), Menlu Korsel Kang Kyung-Wha berjabatan tangan dengan Menlu Korut Ri Yong-Ho menjelang makan malam pada Minggu (6/8) waktu setempat. Kang pun mendesak Ri untuk menerima tawaran Korsel untuk melakukan dialog militer guna meredakan ketegangan di Semenanjung Korea, juga untuk menggelar pembicaraan mengenai reuni putaran baru bagi para keluarga yang terpisah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Ri menolaknya. "Mengingat situasi saat ini yang mana Selatan berkolaborasi dengan AS untuk meningkatkan tekanan terhadap Utara, tawaran seperti itu tidak tulus," ujar seorang pejabat Korsel yang tidak disebut namanya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (7/8/2017).

Dikatakan pejabat tersebut, dalam pertemuan itu Kang sempat menekankan ketulusan Korsel dan kembali mengajak Pyongyang untuk bersedia melakukan pembicaraan.

Pertemuan tersebut terjadi seiring Presiden Korsel Moon Jae-In menyerukan resolusi damai untuk ketegangan di Semenanjung Korea. Seruan tersebut disampaikan Moon dalam percakapan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pertemuan itu merupakan pertama kalinya pejabat-pejabat tingkat kabinet dari kedua Korea tersebut bertemu sejak Moon -- yang menyerukan pendekatan dengan Korut serta sanksi-sanksi untuk membawanya ke meja perundingan -- dilantik pada Mei lalu.

Pertemuan tersebut terjadi sehari setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan sanksi-sanksi yang lebih berat terhadap Korut, terkait uji coba rudal balistik antarbenuanya yang diklaim berhasil. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads