Dalam insiden mematikan tersebut, para militan melancarkan serangan terhadap kendaraan-kendaraan militer, dengan menggunakan bom-bom dan senjata api. Insiden itu terjadi di kota al-Arish pada Senin, 17 Juli waktu setempat.
Pejabat-pejabat keamanan Mesir mengatakan seperti dilansir Press TV, Selasa (18/7/2017), para militan mengawali serangan dengan menembaki sebuah kendaraan militer yang mengangkut sejumlah aparat keamanan. Setelah itu para militan membakar kendaraan militer tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden terpisah di kota yang sama, enam polisi lainnya terluka dalam serangan di dekat bandara setelah kendaraan mereka dihantam bom pinggir jalan yang diledakkan dari jarak jauh.
Belum ada kelompok yang mengklaim serangan-serangan tersebut. Namun otoritas setempat menyebut kelompok afiliasi lokal ISIS, Velayat Sinai yang sebelumnya dikenal sebagai Ansar Beit al-Maqdis, mendalangi serangan-serangan itu. Kelompok tersebut telah menyatakan sumpah setia kepada ISIS pada tahun 2014.
(ita/ita)











































