Tembak Mati 3 Tentara AS, Tentara Yordania Dibui Seumur Hidup

Tembak Mati 3 Tentara AS, Tentara Yordania Dibui Seumur Hidup

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 17 Jul 2017 17:47 WIB
Tembak Mati 3 Tentara AS, Tentara Yordania Dibui Seumur Hidup
Ilustrasi (REUTERS/Dario Pignatelli)
Amman - Seorang tentara Yordania divonis penjara seumur hidup karena membunuh tiga tentara Amerika Serikat (AS) yang menjadi pelatih militernya. Tentara Yordania itu juga divonis kerja paksa oleh pengadilan militer.

Dituturkan sumber pengadilan Yordania, seperti dilansir Reuters, Senin (17/7/2017), tentara yang tidak disebut namanya itu dijerat dakwaan pembunuhan berencana. Tentara Yordania itu mengaku tak bersalah dalam persidangan.

Praktik keji pembunuhan ini terjadi di depan gerbang salah satu pangkalan udara Yordania pada November 2016. Insiden ini memicu ketegangan antara AS dengan Yordania, yang merupakan sekutu AS di kawasan Timur Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas Yordania awalnya menyebut ketiga tentara AS itu ditembak mati oleh tentara Yordania, saat mobil mereka tidak mau berhenti di pos pemeriksaan pintu gerbang pangkalan militer setempat. AS menolak mentah-mentah penjelasan Yordania itu.

Saat itu, otoritas AS menegaskan tidak akan mengesampingkan motif politik di balik penembakan ini. Tiga tentara AS yang ditembak mati merupakan pelatih militer para tentara Yordania di pangkalan militer itu.

Yordania diketahui merupakan sekutu loyal AS, yang menerima ratusan kontraktor AS dalam program kerja sama militer antar kedua negara. Kerja sama militer itu termasuk penempatan sejumlah jet tempur AS jenis F-16 di pangkalan udara Yordania.

Tidak hanya itu, AS juga menggunakan pangkalan udara Yordania untuk menyerang posisi-posisi kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini