DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 17:34 WIB

Merosot Tajam, Hanya 36 Persen Warga AS yang Puas pada Trump

Novi Christiastuti - detikNews
Merosot Tajam, Hanya 36 Persen Warga AS yang Puas pada Trump Donald Trump (REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington DC - Dukungan publik untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merosot tajam. Sekitar enam bulan setelah menjabat, Trump hanya mendapat angka kepuasan publik sebesar 36 persen.

Seperti dilansir AFP, Senin (17/7/2017), polling terbaru Washington Post-ABC News menunjukkan Trump menghadapi angka kepuasan publik yang terus menurun sejak April lalu, dari yang tadinya 42 persen kini hanya 36 persen. Polling itu dilakukan terhadap 1,001 warga dewasa di berbagai wilayah AS.

Dalam polling yang sama, angka ketidakpuasan publik melonjak lima poin menjadi 58 persen.


Sedangkan total 48 persen responden menyatakan 'sangat tidak puas' terhadap kinerja Trump sebagai Presiden AS. Angka itu tergolong sangat rendah dan tidak pernah dialami oleh mantan Presiden AS Bill Clinton maupun Barack Obama dari Partai Demokrat. Angka rendah itu diketahui hanya pernah dialami sekali oleh mantan Presiden AS George W Bush, dari Partai Republik, pada periode kedua.

Masih dalam polling yang sama, sekitar 48 persen responden mengaku melihat kepemimpinan global AS melemah sejak Trump menjabat. Hanya 27 persen responden yang menyebut kepemimpinan global AS semakin kuat.

Sebagian besar responden atau sekitar 66 persen, menyatakan tidak percaya atau sedikit percaya pada Trump dalam perundingan dengan pemimpin asing, khususnya Presiden Rusia Vladimir Putih. Hanya 48 persen responden yang menyatakan 'sama sekali' tidak mempercayai Trump dalam perundingan dengan Putin.


Pendapat publik terpecah soal dugaan intervensi Rusia terhadap pemilihan umum presiden (pilpres) 2016 dan soal apakah tim kampanye Trump berkolusi dengan Rusia. Perpecahan pendapat terjadi cukup tajam di kalangan responden Republikan dan Demokrat.

Hanya 33 persen responden pendukung Partai Republik yang meyakini Rusia telah mempengaruhi pilpres AS. Angka itu sangat rendah dibandingkan 80 persen responden pendukung Partai Demokrat yang meyakini ada pengaruh Rusia dalam pilpres 2016. Secara keseluruhan, 60 persen responden meyakini Rusia berusaha mempengaruhi hasil pilpres 2016. Namun hanya 7 persen responden Republikan yang meyakini tim kampanye Trump berkolusi dengan Rusia. Sedangkan 65 persen responden Demokrat meyakini ada kolusi antara tim kampanye Trump dengan Rusia.

Terkait pertemuan putra sulung Trump, Donald Trump Jr, dengan pengacara Rusia semasa kampanye pilpres 2016, sebanyak 63 persen responden menyebut pertemuan itu tidak pantas. Hanya 26 persen responden yang menyebut pertemuan itu pantas dilakukan.


Polling ini dilakukan pada 10-13 Juli, dengan margin of error sekitar plus minus 3,5 persen.


(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed