Kantor berita Dogan melaporkan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (12/7/2017), pasukan khusus kepolisian melancarkan operasi di rumah yang berada di distrik Meram, kota Konya pada Rabu (12/7) pukul 05.15 waktu setempat. Operasi dilakukan karena kepolisian meyakini sel militan ISIS tengah merencanakan serangan.
Dilaporkan Dogan, ada kecurigaan bahwa kelima militan ISIS yang tewas tersebut, merencanakan untuk menargetkan event-event yang berlangsung pekan ini untuk memperingati satu tahun upaya kudeta militer di Turki pada 15 Juli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baku tembak yang menewaskan 5 militan ISIS tersebut, terjadi saat mereka yang berada di dalam rumah tersebut melakukan perlawanan terhadap polisi. Lima senapan Kalashnikov, sebuah pistol dan amunisi disita dalam operasi penyerbuan tersebut. Belum diketahui identitas kelima orang yang tewas tersebut. Otoritas setempat saat ini masih berupaya untuk mengidentifikasi mereka.
Dilaporkan Dogan, polisi menutup wilayah tersebut dan memeriksa setiap kendaraan usai insiden tersebut. Penyerbuan ke rumah tersebut termasuk dalam penyerbuan kepolisian di 10 alamat berbeda di Konya.
Sebelumnya, para militan ISIS telah melakukan serangan-serangan bom dan penembakan di Turki. Beberapa tahun terakhir, banyak petempur asing yang juga telah masuk melalui Turki untuk bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Irak.
Pejabat-pejabat Turki mengatakan, otoritas Turki telah menangkap lebih dari 5 ribu terduga ISIS dan mendeportasi sekitar 3.290 militan asing dari 95 negara berbeda dalam beberapa tahun terakhir.
(ita/ita)











































