"Putra saya adalah sosok berkualitas tinggi dan saya memuji transparansinya," ucap Trump dalam pernyataan kepada wartawan, seperti dilansir AFP, Rabu (12/7/2017). Pernyataan tertulis Trump itu dibacakan oleh juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders, kepada wartawan setempat.
Dalam pernyataan kepada publik, Trump Jr sebelumnya mengaku secara terang-terangan soal pertemuan dengan seorang pengacara Rusia bernama Natalia Veselnitskaya. Pertemuan itu dilakukan di Trump Tower, New York pada 9 Juni 2016, beberapa bulan sebelum pilpres AS digelar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan itu, Trump Jr dijanjikan akan menerima informasi negatif soal Hillary Clinton, rival ayahnya dalam pilpres 2016. Informasi negatif soal Hillary itu disebut akan menguntungkan pencapresan Trump. Tidak diketahui pasti apa informasi negatif yang dimaksud.
Kabar soal pertemuan putra sulung Trump dengan pengacara Rusia ini pertama kali dilaporkan media ternama AS, The New York Times. Pertemuan ini terungkap saat AS tengah menggelar penyelidikan federal soal dugaan campur tangan pemerintah Rusia dalam pilpres AS. Tim kampanye Trump diduga sengaja berkolusi dengan Rusia semasa kampanye pilpres, demi memenangkan Trump.
Saat pertama kali ditanyai mengenai pertemuan itu, Trump Jr menyebut pertemuan tersebut tidak membahas tentang Hillary. Namun kemudian, dia menyampaikan hal berbeda. Dikatakannya, Veselnitskaya mengaku memiliki informasi mengenai orang-orang yang terhubung dengan Rusia, mendanai Komite Nasional Partai Demokrat dan mendukung Hillary.
"Statemen dia samar, ambigu dan tak masuk akal. Tak ada detail atau informasi pendukung yang diberikan atau bahkan ditawarkan. Sehingga jelas bahwa dia tak punya informasi berarti," ujar Trump Jr dalam pernyataannya, beberapa waktu lalu.
Pekan ini, tepatnya pada Selasa (11/7) waktu setempat, Trump Jr merilis serangkaian email yang menjelaskan tawaran yang diterimanya, untuk bertemu pengacara Rusia itu, tahun lalu. Tawaran itu dikirimkan kepadanya via email, setelah seorang 'perantara' menjanjikan bahwa si pengacara Rusia memiliki 'informasi sensitif' yang menjadi 'bagian dukungan Rusia dan pemerintahannya untuk Trump'.
Dalam wawancara terbaru dengan Fox News, Trump Jr mengaku dirinya tidak pernah memberitahu ayahnya soal pertemuan dengan Rusia itu. "Tidak. Itu bukan apa-apa. Tidak ada apapun yang perlu diberitahukan. Itu sesungguhnya hanya 20 menit yang sia-sia, yang memalukan," ucapnya.
(nvc/ita)











































