Militer Israel menyatakan, insiden itu terjadi di sebuah persimpangan di Tekoa, selatan Yerusalem. Seorang tentara dilaporkan mengalami luka ringan dalam insiden itu.
Menurut militer Israel, pelaku yang berjenis kelamin laki-laki mencoba menabrakkan kendaraannya, lalu keluar dari mobilnya dan mencoba menikam para tentara Israel. Nama dan usia warga Palestina tersebut belum dirilis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia kemudian keluar dari kendaraan, bersenjatakan pisau, dan berusaha menikam tentara-tentara yang berdiri di dekatnya. Seorang tentara Israel terluka ringan dalam insiden ini dan sedang menerima perawatan medis di rumah sakit," imbuh militer Israel.
"Sebagai respons atas ancaman tersebut, pasukan melepas tembakan ke penyerang, yang kemudian tewas," demikian disampaikan.
Menurut penghitungan media AFP, gelombang kekerasan yang terjadi sejak Oktober 2015 lalu, telah menewaskan setidaknya 275 warga Palestina, 42 warga Israel, 2 warga Amerika, 2 warga Yordania, seorang warga Eritrea, seorang warga Sudan dan seorang warga Inggris.
Otoritas Israel menyatakan, sebagian besar warga Palestina yang tewas tersebut merupakan pelaku penikaman, penembakan atau tabrak mobil. Sebagian lainnya tewas ditembak dalam bentrokan dan saat aksi-aksi demo. (ita/ita)











































