KTT G20 Diwarnai Unjuk Rasa, Melania Trump Terjebak di Hotel

KTT G20 Diwarnai Unjuk Rasa, Melania Trump Terjebak di Hotel

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 07 Jul 2017 20:06 WIB
KTT G20 Diwarnai Unjuk Rasa, Melania Trump Terjebak di Hotel
Melania dan suaminya, Donald Trump, saat tiba di Hamburg (REUTERS/Axel Schmidt)
Hamburg - Unjuk rasa yang digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg, Jerman berdampak pada Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump. Melania terjebak di dalam guesthouse yang ditempatinya selama di Hamburg gara-gara unjuk rasa itu.

Seperti dilansir AFP, Jumat (7/7/2017), akibat hal itu, Melania tidak bisa mengikuti program khusus bagi para pendamping kepala negara yang menghadiri KTT G20. Sedangkan program khusus untuk pendamping kepala negara juga terpaksa dibatasi gara-gara unjuk rasa.

"Kepolisian Hamburg tidak bisa memberi kami izin untuk pergi (meninggalkan kediaman)," ucap juru bicara Melania Trump, Stephanie Grisham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu agenda yang dibatalkan adalah kunjungan ke pusat kajian iklim setempat. Sebagai gantinya, para pendamping kepala negara akan menerima presentasi ilmuwan iklim di salah satu hotel di Hamburg.


Sebelum itu, para pendamping kepala negara mengikuti tur di pelabuhan Hamburg pada Jumat (7/7) pagi waktu setempat. Kantor berita Jerman, DPA, melaporkan Melania urung mengikuti tur di pelabuhan ini akibat terjebak di guesthouse tempatnya menginap.

Unjuk rasa yang mewarnai digelarnya KTT G20 di Hamburg berlangsung sejak Kamis (6/7) waktu setempat. KTT G20 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yang dimulai pada Jumat (7/7) waktu setempat.

Pada Kamis (6/7) malam, unjuk rasa diwarnai bentrokan yang memaksa polisi menggunakan meriam air dan menembakkan gas air mata. Beberapa demonstran, yang disebut polisi merupakan para aktivis sayap kiri jauh, nekat melakukan aksi kekerasan.

Aksi kekerasan itu berlanjut hingga Jumat (7/7) pagi waktu setempat. Beberapa demonstran nekat membakar mobil, memecahkan kaca jendela, bahkan meluncurkan suar ke arah helikopter kepolisian dan mengempesi ban mobil delegasi Kanada. Kepolisian setempat menyebut, sekelompok kecil demonstran berusaha menghindari blokade polisi dan berusaha menghalangi para kepala negara untuk mendatangi lokasi KTT G20 digelar.


Sedikitnya 111 polisi mengalami luka-luka dalam bentrokan dan aksi kekerasan itu. Sekitar 29 demonstran ditangkap akibat berbagai aksi anarkis.

Saat ini terdapat 20 ribu personel kepolisian yang bertugas mengawal jalannya KTT G20. Mereka didukung oleh sejumlah helikopter, meriam air dan drone pengintai. Jumlah itu dikhawatirkan kurang mengingat aksi protes terus berlanjut. Kepolisian Hamburg pun meminta bantuan personel tambahan dari seantero Jerman bahkan dari Austria, negara tetangganya, untuk mengamankan jalannya KTT G20.

(nvc/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads