Bentrok dengan Polisi Saat KTT G20 Dibuka, 29 Demonstran Ditahan

Bentrok dengan Polisi Saat KTT G20 Dibuka, 29 Demonstran Ditahan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 07 Jul 2017 18:47 WIB
Bentrok dengan Polisi Saat KTT G20 Dibuka, 29 Demonstran Ditahan
Demonstran ditangkap saat beraksi di Hamburg, yang menjadi lokasi digelarnya KTT G20 (REUTERS/Fabrizio Bensch)
Hamburg - Demonstran antikapitalisme terus beraksi saat Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 resmi dibuka di Hamburg, Jerman. Aksi kekerasan dilakukan demonstran dengan membakar objek-objek yang ada di sekitarnya, mulai dari mobil, barikade hingga keranjang sampah.

Disampaikan Kepolisian Hamburg, seperti dilansir Reuters, Jumat (7/7/2017), aksi kekerasan yang mewarnai unjuk rasa di Hamburg sejak Kamis (6/7) waktu setempat berlanjut hingga Jumat (7/7) pagi waktu setempat. Bentrokan demonstran dengan polisi juga mewarnai unjuk rasa itu.

Demonstran berusaha melakukan aksi-aksi yang mengganggu jalannya KTT. Kepolisian menyebut bahwa demonstran nekat mengempesi ban mobil milik delegasi KTT G20 asal Kanada dan memecahkan kaca gedung Konsulat Mongolia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demonstran menggelar aksi saat KTT G20 digelar di HamburgDemonstran menggelar aksi saat KTT G20 digelar di Hamburg Foto: REUTERS/Fabrizio Bensch

Setidaknya 29 demonstran ditangkap terkait aksi kekerasan itu.

Sedangkan jumlah polisi yang mengalami luka-luka usai bentrok dengan demonstran bertambah menjadi 111 personel. Dengan tiga polisi di antaranya sampai harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Juru bicara kepolisian setempat menyatakan, hanya sejumlah kecil demonstran anarkis yang terlibat dalam aksi kekerasan itu. Mayoritas 100 ribu demonstran melakukan aksinya dengan damai di Hamburg, yang tengah menjamu para pemimpin dunia.

Salah satu demonstran nekat menaiki mobil barakuda polisiSalah satu demonstran nekat menaiki mobil barakuda polisi Foto: REUTERS/Pawel Kopczynski

Polisi menyebut, sekitar 12 ribu demonstran ikut serta dalam unjuk rasa utama di Hamburg. Sekitar 15 ribu polisi dikerahkan untuk mengawal jalannya unjuk rasa.

Dituturkan otoritas Hamburg, jumlah personel kepolisian yang dikerahkan untuk mengawal unjuk rasa diharapkan akan ditambah. Hal ini setelah polisi menyadari situasi di jalanan Hamburg ternyata lebih rumit dari perkiraan.

"Kami telah meminta secara nasional, jika personel kepolisian tersedia dan permintaan itu sedang dikaji," ucap juru bicara kepolisian Hamburg.

Demonstran juga membakar mobil dalam aksinyaDemonstran juga membakar mobil dalam aksinya Foto: REUTERS/ REUTERS TV

Pada Jumat (7/7) waktu setempat, disebutkan kepolisian Hamburg, sekelompok kecil demonstran menyerang beberapa mobil patroli polisi. Salah satu mobil patroli dilempari bom molotov. Sedangkan satu helikopter polisi yang sedang patroli, nyaris terkena suar.

Kepolisian Hamburg menyatakan pihaknya terus memberlakukan blokade di beberapa ruas jalanan, sebagai antisipasi unjuk rasa.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads