Menurut media-media lokal, seorang pria bersenjata yang menggunakan skuter, melepas tembakan pada Senin (3/7) sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Insiden itu terjadi di distrik La Reynerie, Toulouse
Belum diketahui motif penembakan tersebut. Seorang pejabat setempat mengatakan, sejauh ini belum ada indikasi bahwa penembakan itu merupakan aksi teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak ada kemungkinan yang dikesampingkan, namun pada tahap ini tak ada indikasi adanya unsur teroris terkait insiden tersebut," kata pejabat yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/7/2017).
Menurut sumber penyelidik, teori yang paling mungkin adalah penembakan tersebut merupakan pembalasan pembunuhan. Namun sumber itu tak menjelaskan lebih jauh.
Pejabat-pejabat setempat lainnya mengatakan, usai penembakan tersebut, tambahan pasukan keamanan telah dikerahkan ke wilayah lokasi.
Sebelumnya pada tahun lalu, distrik La Reynerie di barat daya Toulouse, terjadi dua insiden penembakan. Dalam salah satu insiden pada Juli 2016 lalu, seorang pria Rusia keturunan Chechnya tewas ditembak mati oleh seorang pria bersenjata tak dikenal. (ita/ita)











































