Turki dan Yunani Dilanda Gelombang Panas, Suhu 45 Derajat Celsius

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 03 Jul 2017 17:22 WIB
Pemandangan kota Istanbul, Turki pada 1 Juli 2017 (REUTERS/Umit Bektas)
Istanbul - Turki dan Yunani dilanda gelombang panas dengan suhu udara mencetak sejarah, yakni 45,4 derajat Celsius. Gelombang panas ini bahkan memicu kebakaran hutan di kawasan Aegean.

Dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu News Agency, seperti dilansir AFP, Senin (3/7/2017), suhu udara di kota Antalya, yang menjadi daya tarik wisatawan asing mencapai suhu udara tertinggi dalam sejarah, yakni 45,4 derajat Celsius pada Minggu (2/7) waktu setempat.

Sedangkan surat kabar Turki, Hurriyet, melaporkan suhu udara di Istanbul mencapai 39,2 derajat Celsius.

Di kota-kota Turki yang dilanda gelombang panas, jalanan kosong karena orang-orang memilih menghindari panas. Kebanyakan dari mereka memilih berendam di perairan Selat Bosphorus untuk mendinginkan diri.

Suhu udara di pantai Aegean, yang memisahkan Turki dengan Yunani juga dilaporkan mencetak sejarah. Bahkan kawasan hutan seluas 500 hektare di distrik Menderes, Provinsi Izmir, Turki dilanda kebakaran akibat gelombang panas ini. Otoritas Turki menyebut, sedikitnya 9 helikopter dan empat pesawat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan itu.

Dilaporkan media lokal Turki bahwa upaya pemadaman kebakaran hutan itu sempat diwarnai insiden. Salah satu helikopter pemadam kebakaran jatuh ke bendungan saat mengambil suplai air, namun awak helikopter itu berhasil berenang ke tepi bendungan dan hanya mengalami luka ringan.

Para pakar meteorologi menyatakan gelombang panas ini dipicu oleh cuaca panas dari Afrika Utara. Suhu udara diperkirakan akan mengalami penurunan pekan depan, dengan hujan deras diprediksi akan mengguyur banyak area di Yunani pada Selasa (4/7) besok.

Wilayah Yunani yang bertetangga dengan Turki, juga dilanda gelombang panas. Suhu udara di beberapa wilayah Yunani dilaporkan mencapai 43 derajat Celsius, termasuk wilayah ibu kota Athena. Kebanyakan warga Athena pergi ke luar kota saat akhir pekan. Mereka yang masih tinggal di Athena memilih mendinginkan diri di pantai-pantai setempat.

Gelombang panas ini juga berdampak ke wilayah Bulgaria, dengan 5 orang tewas di ibu kota Sofia pada Sabtu (1/7) waktu setempat. Suhu udara di negara itu dilaporkan mencapai 44 derajat Celsius.

(nvc/ita)