Dilansir AFP, Minggu (2/7/2017), peristiwa itu terjadi pada Sabtu (1/7) waktu setempat. Otoritas setempat menyebut ada tiga orang lain yang cidera karena terinjak-injak kerumunan yang berlarian menyelamatkan diri.
Wali Kota Little Rock berharap semua korban dapat selamat setelah tembakan pecah di dalam kelab malam Power Ultra Lounge yang terletak di pusat kota sekitar pukul 2.30 dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah perbedaan pendapat yang melibatkan sedikit pelanggan kelab malam memburuk dengan cepat, karena "kehadiran pesaing dan senjata," kata Stodola.
Meski begitu, Kepala Kepolisian Kenton Buckner mengatakan beberapa orang termasuk seorang dengan senjata telah dihentikan oleh polisi setelah berusaha masuk ke kelab malam. Mereka nampak berusaha masuk lewat beberapa jalan yang berlainan.
Buckner mengatakan korban berusia antara 16 hingga 35 tahun, dua orang di antaranya dalam kondisi kritis. Otoritas menginvestiasi soal rivalitas geng di kawasan ini.
Awalnya, polisi mengatakan ada 17 orang yang tertembak, kemudian mereka memperbaharui jumlah korban itu.
(dnu/dnu)











































