Seperti dilansir Reuters, Minggu (25/6/2017), email parlemen Inggris tidak bisa diakses sejak Sabtu (24/6). Otoritas parlemen Inggris sudah mengirim pesan tersebut kepada pihak yang terkena dampak.
"Pagi ini kami menemukan aktivitas yang tidak biasa dan bukti percobaan serangan siber di jaringan komputer kami. Investigasi lebih dekat oleh tim kami mengonfirmasi bahwa peretas melakukan serangan yang berkelanjutan dan pasti terhadap semua akun pengguna parlemen dalam upaya untuk mengidentifikasi password yang lemah," tulisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serangan keamanan siber di Westminster, email parlemen mungkin tidak akan bekerja dengan baik," ujarnya.
Serangan siber ini terjadi setelah lebih dari sebulan ada serangan ransomware yang menyerang layanan kesehatan di negara Ratu Elizabeth tersebut. Dinas kesehatan Inggris diserang ransomware yang melumpuhkan sistem komputer dan membuat beberapa rumah sakit 'mengabaikan' pasien.
(dkp/dkp)











































