Dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu, seperti dilansir AFP, Kamis (22/6/2017), Direktur Eksekutif katering Rota Yemekcilik AS, yang tidak disebut namanya, telah ditahan otoritas setempat. Penahanan dilakukan setelah kemarahan publik memuncak karena begitu banyak tentara yang keracunan.
Selain bos katering, ada 40 orang lainnya yang juga ditahan terkait kasus keracunan makanan ini. Kantor berita Turki lainnya, Dogan, melaporkan puluhan orang itu telah mulai disidang di pengadilan setempat.
Total ada 731 tentara di barak militer Provinsi Manisa yang membutuhkan perawatan medis, usai menyantap makanan katering pada Jumat (16/6) malam pekan lalu.
Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan para tentara Turki tergeletak tak berdaya di ranjang rumah sakit setempat. Beberapa tentara lainnya sampai harus diinfus. Pemandangan ini memicu kekhawatiran publik dan kritikan media.
Situasi ini semakin mengkhawatirkan bagi kalangan militer, karena kurang dari sebulan lalu, barak yang sama juga dilanda keracunan makanan hingga menewaskan satu tentara.
Barak militer Provinsi Manisa telah memutuskan kontrak dengan perusahaan katering tersebut. Sedangkan otoritas Provinsi Manisa untuk sementara akan bertanggung jawab memberikan suplai makanan untuk barak militer tersebut.
Dalam situsnya, Rota Yemekcilik AS menyebut dirinya sebagai penyuplai utama makanan untuk institusi negara, militer, rumah sakit, pabrik dan bahkan maskapai penerbangan.
(nvc/ita)











































