Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb menyatakan pria itu membawa bahan peledak berbahaya. Bahan peledak itu dapat membuat keadaan lebih berbahaya.
"Cukup untuk meledakkan mobilnya," kata Gerard Collomb, dilansir CNN, Selasa (20/6/2017).
Kini mobil kecil berwarna putih terpantau terbakar api setelah bertabrakan dengan mobil polisi. Collomb menyatakan kejadian ini menegaskan ancaman terhadap Prancis masih sangat perlu diwaspadai.
"Ini menunjukkan sekali lagi bahwa tingkat anvaman di Prancis sangatlah tinggi," kata Collomb.
Sekitar 20 mobil van milik polisi dan sejumlah personel bersenjata sudah berada di lokasi. Mereka 'mengepung' pelaku penyerangan yang berada di tanah.
Peristiwa itu terjadi di kawasan ikonik bulevar Champs-Elysees, di Paris, pada Senin (19/6), pukul 15.40 sore waktu setempat. Ini adalah serangan terbaru yang terjadi di Ibu Kota Prancis.
(dnu/fdn)











































