Kelelahan, Duterte Absen dari Tugas-tugas Publik Pekan Ini

Kelelahan, Duterte Absen dari Tugas-tugas Publik Pekan Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 15:42 WIB
Kelelahan, Duterte Absen dari Tugas-tugas Publik Pekan Ini
Presiden Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)
Manila - Presiden Filipina Rodrigo Duterte absen dari tugas-tugas publik pekan ini karena kelelahan. Namun belum jelas kapan Duterte akan kembali bertugas.

Duterte tidak pernah terlihat di depan publik sejak Minggu (11/6) lalu dan melewatkan perayaan tahunan Hari Kemerdekaan di Manila, keesokan harinya. Hal itu memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatan pemimpin berusia 72 tahun itu.

"Dia hanya mengambil waktu libur untuk menyegarkan diri," kata juru bicara kepresidenan Ernesto Abella kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (15/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abella mengatakan, belum ada tanggal pasti kapan Duterte kapan akan melanjutkan tugas-tugas resminya. Namun Abella menegaskan, Duterte baik-baik saja.

"Saya katakan bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan dari segi penyakit," tutur Abella. "Presiden baik-baik saja," imbuhnya.

Ketika ditanya wartawan apakah Duterte pergi ke dokter pekan ini, Abella mengatakan: "Saya tidak tahu soal itu namun saya yakin dia diperiksa oleh ahli-ahlinya sendiri."

Duterte terakhir kali terlihat di kota Cagayan de Oro, Filipina selatan, saat menjenguk para tentara yang terluka akibat pertempuran melawan para militan pro-ISIS di kota Marawi. Sebanyak 58 tentara dan polisi telah tewas dalam pertempuran di Marawi yang telah memasuki minggu keempat itu. Sedangkan 26 warga sipil lainnya juga telah dikonfirmasi tewas di Marawi.

Para militan kini masih bertahan di sejumlah kantong di Marawi beserta ratusan warga sipil yang terjebak di kota tersebut dan dijadikan sebagai sandera atau perisai manusia.

Menurut Abella, Duterte mengambil hari libur karena padatnya jadwal saat itu, termasuk kunjungan reguler ke kamp-kamp militer dan rumah sakit untuk mendukung para tentara.

Selama kampanye kepresidenan tahun lalu, Duterte berulang kalli membantah dirinya mengidap penyakit kanker. Namun pada Desember 2016 lalu, dia mengakui bahwa dirinya kerap mengkonsumsi fentanyl, yang bisa membuat kecanduan, yang digunakan untuk menghilangkan nyeri akibat cedera tulang belakang yang dideritanya dalam kecelakaan motor beberapa tahun sebelumnya.

(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads