Sopir UPS Tembak Mati 3 Rekannya di San Francisco, Lalu Bunuh Diri

Sopir UPS Tembak Mati 3 Rekannya di San Francisco, Lalu Bunuh Diri

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 10:59 WIB
Sopir UPS Tembak Mati 3 Rekannya di San Francisco, Lalu Bunuh Diri
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
San Francisco - Penembakan brutal terjadi di San Francisco, Amerika Serikat. Seorang sopir pusat pengiriman United Parcel Service Inc atau UPS menembak mati tiga rekan kerjanya. Pria itu kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas saat polisi mengepungnya.

Kepala hubungan investor di UPS, Steve Gaut mengatakan, sama halnya dengan pelaku, para korban, semuanya merupakan sopir perusahaan tersebut. Penembakan itu terjadi pada Rabu (14/6) pagi waktu setempat, saat para pekerja tengah berkumpul untuk rapat pagi harian sebelum mereka memulai rutinitas pengiriman barang.

Dua orang lainnya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka tembak. Lima orang lainnya mengalami luka ringan dalam penembakan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepolisian San Francisco mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (15/6/2017), pelaku penembakan menghabisi nyawanya dengan menembak dirinya sendiri, sebelum para polisi yang mengepung gedung melepas tembakan.

Kepolisian belum merilis identitas pelaku. Juga belum jelas motif penembakan tersebut. Namun Wakil Kepala Kepolisian San Francisco Toney Chaplin mengatakan pada konferensi pers, penembakan itu bukan aksi terorisme.

Polisi menemukan dua senjata api dari fasilitas UPS, termasuk senjata yang digunakan untuk menembaki korban.

Penembakan brutal ini terjadi hanya beberapa jam setelah penembakan para politisi Partai Republik yang sedang berlatih baseball di pinggiran Washington. Pelakunya, seorang pria anti-Partai Republik tewas dalam baku tembak dengan polisi.

"Kita selalu bersedih atas hilangnya nyawa akibat kekerasan senjata," demikian disampaikan Wali Kota San Francisco Ed Lee lewat akun Twitter. (ita/ita)


Berita Terkait