Penghuni Sebut Tak Ada Alarm di Apartemen London yang Terbakar

Penghuni Sebut Tak Ada Alarm di Apartemen London yang Terbakar

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 14 Jun 2017 17:30 WIB
Petugas terus berupaya memadamkan kebakaran hebat di apartemen London (REUTERS/Toby Melville)
London - Para penghuni apartemen di London, Inggris tidak mendengar suara alarm maupun peringatan saat kebakaran terjadi. Banyak dari mereka yang sedang tidur dan terbangun mencium bau hangus.

Kebakaran melanda Greenfell Tower di kompleks apartemen Lancaster West Estate, North Kensington, sejak Rabu (14/6) dini hari, sekitar pukul 01.29 waktu setempat. Sedikitnya 200 petugas dan 40 truk pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di apartemen 27 lantai ini.


Dinas Pemadam Kebakaran London menyatakan api membakar nyaris seluruh lantai, mulai dari lantai dua hingga lantai paling atas di Menara Greenfell, kompleks Lancaster West Estate. Dilaporkan ada 130 unit apartemen di menara ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu penghuni apartemen itu, Michael Paramasivan, menuturkan kepada CNN, Rabu (14/6/2017), dirinya sedang asyik menonton film di atas ranjang di dalam apartemennya yang ada di Grenfell Tower saat tiba-tiba mencium bau seperti plastik terbakar.

"Saya mendengar teriakan, 'Apinya semakin besar, semakin membesar!'," tutur Paramasivan kepada CNN.

Jendela-jendela di apartemen London hangus terbakarJendela-jendela di apartemen London hangus terbakar Foto: REUTERS/Neil Hall

Paramasivan menuturkan, dirinya langsung membawa putrinya dan turun dengan tangga. Saat dirinya keluar, separuh gedung apartemen yang dilaporkan dibangun sejak 1970-an itu, telah terbakar dan kobaran api semakin meluas.

"Jika saya tertidur, kami semua bisa saja tewas ... Tidak ada peringatan, tidak ada suara alarm yang tepat untuk memberitahu kami apa yang terjadi. Kami kehilangan semuanya. Semua yang ada di dalam rumah hangus," imbuhnya.


Hingga kini, petugas pemadam setempat masih terus berupaya memadamkan dan mengendalikan api yang masih menyala hingga Rabu (14/6) pagi waktu London. Sempat dilaporkan ada beberapa orang yang terjebak, namun tidak diketahui berapa jumlahnya. Komisioner Dinas Pemadam Kebakaran London, Dany Cotton, memastikan ada korban tewas akibat kebakaran ini. Namun Cotton mengaku tidak bisa menyebut jumlah pastinya.

Kebanyakan penghuni apartemen yang telah dievakuasi menyebut, api menyebar dengan sangat cepat tanpa ada peringatan. Beberapa saksi mata menuturkan kepada CNN bahwa mereka tidak mendengar alarm kebakaran sama sekali.

Asap pekat membubung ke udara dari apartemen London yang terbakar hebatAsap pekat membubung ke udara dari apartemen London yang terbakar hebat Foto: REUTERS/Toby Melville

Penyebab kebakaran itu masih belum diketahui. Kepada BBC Radio, Wali Kota London Sadiq Khan menyatakan setiap pertanyaan soal keamanan apartemen yang terbakar, harus terjawab. Beberapa penghuni menyebut blok itu baru saja diperbaiki bagian eksteriornya dan warga diminta tetap tinggal. Namun asosiasi penghuni apartemen sempat mengkhawatirkan risiko terjadinya kebakaran, yang akhirnya terjadi pada Rabu (14/6) dini hari.

"Pertanyaan-pertanyaan yang muncul merupakan pertanyaan penting yang harus dijawab. Di London, kita memiliki banyak blok menara (apartemen) dan yang tidak bisa kita miliki adalah situasi saat keselamatan orang-orang terancam karena nasihat buruk, atau dalam kasus ini, seperti yang ditudingkan, blok menara tidak dirawat secara benar," tandas Khan.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini