"Puluhan rumah hancur dan jalan-jalan desa tertutup," kata supervisor dinas pemadam kebakaran, Maris Apostolides kepada televisi pemerintah Turki, ERT, seperti dilansir dari AFP, Senin (12/6/2017).
Petugas juga berusaha melepaskan wanita yang terjebak di reruntuhan. Di Vrisa, dia mengatakan daerah tersebut merupakan yang paling parah terdampak dari bencana tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kerusakan terhadap beberapa bangunan, baik yang tua maupun yang baru. Kami sekarang sedang mengevaluasi kerusakan," sebut Wali Kota Plomari, Manolis Armenakas.
Berdasarkan laporan, gempa tersebut juga terasa kuat di distrik Karaburun, di provinsi Izmir di Turki, sama halnya yang terasa di Athena, Yunani. Balum ada laporan kerusakan di Turki.
Sementara itu televisi Yunani melaporkan beberapa kerusakan bangunan di Kota Plomari di Lesbos.
"Getaran gempa sangat kuat. Semua yang ada di klinik berguncang hebat, kami semua berlari ke luar dengan para pasien," kata dokter gigi di distrik Izmir Karsiyaka, Didem Eris (50).
"Kami terbiasa dengan gempa bumi sebagai warga Izmir, tapi kali ini berbeda. Saya sempat berpikir kami akan mati," sambung Eris.
Para pengguna media sosial yang berada di Turki bagian barat melaporkan gempa yang kuat dan gempa susulan. Gempa susulan diprediksi memiliki skala 5,5 SR.
"Kami melihat gempa susulan ini terjadi dalam beberapa jam, hari dan minggu," ujar Kepala Observatorium Kandilli Turki, Haluk Ozener yang juga mencatat bahwa gempa susulan diprediksi mencapai 5,5 SR. (gbr/ams)










































