Dituturkan juru bicara Kepolisian Israel, Micky Rosenfeld, seperti dilansir AFP, Senin (12/6/2017), insiden ini terjadi di lokasi yang kerap dikunjungi dan menjadi tempat warga Yahudi berdoa. Insiden terjadi pada Minggu (11/6) sore, pukul 15.30 waktu setempat.
Identitas wanita itu tidak dirilis ke publik, hanya disebut usianya 23 tahun. Tidak diketahui pasti alasan wanita ini melucuti pakaiannya di depan umum. Kepolisian setempat menyebut, wanita ini telanjang bulat di depan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat tiba-tiba tampil telanjang bulat, wanita ini sedang berada di bagian tembok khusus wanita. Berlaku pemisahan berdasarkan jenis kelamin di kompleks Tembok Ratapan sesuai interpretasi hukum Yahudi.
"Dia (wanita itu) dengan cepat ditutupi oleh polisi dan petugas keamanan demi mencegah terjadinya insiden yang lebih serius," terang Rosenfeld, sembari menyatakan aktivitas kunjungan ke lokasi terus berjalan normal.
Rosenfeld mengatakan sejauh sepengetahuan dirinya, insiden semacam ini merupakan yang pertama kali terjadi.
Tembok Ratapan (Western Wall) merupakan puing terakhir dari tembok-tembok yang mendukung kuil Yahudi yang dibangun Raja Herodes dan dihancurkan oleh kekaisaran Roma pada tahun 70 Masehi. Tempat ini menjadi tempat suci di mana warga Yahudi biasa berdoa. Tempat ini berada di bawah kompleks Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga umat muslim.
(nvc/fdn)











































