Selama bertahun-tahun, Hamas yang menguasai Gaza telah membangun terowongan-terowongan, termasuk yang melintas di bawah perbatasan dengan Israel. Terowongan-terowongan itu dilaporkan digunakan oleh Hamas untuk melancarkan serangan-serangan selama perang Gaza tahun 2014.
Pada 1 Juni lalu, UNRWA menemukan "bagian sebuah terowongan yang melintas di bawah dua sekolah yang berdekatan di kamp Maghazi.
"UNRWA mengecam sekeras-kerasnya keberadaan terowongan-terowongan seperti itu. Ini tak bisa diterima karena para siswa dan staf berada dalam risiko sedemikian rupa," ujar juru bicara UNRWA, Christopher Gunness seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/6/2017).
Diimbuhkan Gunness, badan pengungsi Palestina telah menyampaikan protes keras kepada Hamas di Gaza terkait temuan terowongan tersebut.
Dikatakan Gunness, UNRWA menemukan terowongan tersebut saat pekerjaan konstruksi di musim liburan ketika sekolah-sekolah sedang kosong.
Hamas juga diketahui membangun jaringan terowongan yang luas di bawah perbatasan Gaza dengan Mesir, yang digunakan untuk menyelundupkan barang-barang dan kemungkinan juga senjata. Militer Israel menemukan dan menghancurkan sejumlah terowongan Hamas selama perang di Gaza tahun 2014. (ita/ita)











































