"Aeid Jumaa (35) tewas dan enam warga Palestina lainnya terluka dalam bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza (dengan Israel) di utara Jabalia," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Hamas, Ashraf al-Qudra seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/6/2017).
Kelompok Jihad Islam di Gaza mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa Jumaa merupakan salah satu anggotanya dan dia masih berumur 22 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasukan kami harus menangkap para tersangka untuk mencegah kerusakan pada pagar keamanan," ujar juru bicara tersebut. Namun dia mengaku tak bisa mengkonfirmasi mengenai adanya korban akibat tembakan yang dilepas pasukan Israel.
Menurut penghitungan media AFP, gelombang kekerasan yang pecah sejak Oktober 2015 lalu telah menewaskan setidaknya 269 warga Palestina, 41 warga Israel, 2 warga Amerika Serikat, 2 warga Yordania, seorang warga Eritrea, seorang warga Sudan dan seorang warga Inggris.
Otoritas Israel menyatakan, sebagian besar warga Palestina yang tewas adalah para pelaku penikaman, penembakan atau penabrakan dengan mobil. Sebagian lainnya tewas ditembak saat aksi-aksi protes atau ketika terjadi bentrokan, sedangkan sejumlah orang lainnya tewas akibat serangan-serangan udara Israel di wilayah Gaza.
(ita/ita)










































