"Ada beberapa percobaan serangan skala besar pada keamanan siber di kanal media kami. Tapi kami memastikan semuanya tetap dapat beroperasi," ujar salah satu pekerja senior yang tidak ingin disebutkan namanya, dilansir Reuters, Jumat (9/6/2017).
Al Jazeera adalah media yang berasal dari Qatar, negara yang saat ini mengalami pemutusan hubungan diplomatik dengan negara Arab lainnya karena dituduh mendukung terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan tersebut merupakan yang ketiga kali dalam 14 bulan terakhir pada lemabaga yang ada di wilayah hukum Qatar. Qatar sebelumnya mengatakan kantor beritanya diretas sehingga menyebarkan informasi yang salah. Informasi yang salah tersebut mengakibatkan keretakan dengan negara Arab lainnya.
Pada bulan April lalu, Bank Nasional Qatar juga mengalami serangan hacker. Serangan tersebut mengakibatkan nama dan passwords milik nasabah tersebar secara online.
(fdu/dnu)











































