Seperti dilansir BBC, Selasa (6/6/2017), pelaku penembakan diketahui merupakan seorang karyawan di sebuah toko perkebunan. Dia dipecat sekitar April lalu.
Kepolisian setempat mengatakan, pelaku yang belum diidentifikasi namanya tersebut, tewas bunuh diri usai melakukan aksinya. Polisi juga mengatakan, pelaku bukan seorang yang terindikasi dari kelompok teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demings menuturkan, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi karena adanya perselisihan yang terjadi di tempat kerja pelaku.
Pelaku juga diyakini pernah melakukan pemyerangan kepada para karyawan di tempatnya bekerja pada 2014 silam. Namun tidak ada tuntutan yang diajukan.
Insiden penembakan tersebut terjadi tepat satu minggu sebelum peringatan satu tahun serangan di sebuah klub malam gay bernama Pulse. Dalam insiden Juni 2016 itu, dinyatakan 49 orang tewas. (irm/nkn)











































