Seorang Pria Ditangkap di Hotel Trump, Ada Senjata di Mobilnya

Seorang Pria Ditangkap di Hotel Trump, Ada Senjata di Mobilnya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 01 Jun 2017 11:14 WIB
Seorang Pria Ditangkap di Hotel Trump, Ada Senjata di Mobilnya
Donald Trump dan Melania (Foto: Getty Images)
Washington - Seorang pria Pennsylvania, Amerika Serikat ditangkap di sebuah hotel di Washington milik Presiden Donald Trump. Polisi menemukan sebuah senapan, pistol dan amunisi di dalam mobilnya.

Kepolisian menyatakan, temuan itu telah "menggagalkan kemungkinan bencana" di Washington.

Bryan Moles (43) asal kota Edinboro, Pennsylvania, diamankan polisi tak lama setelah check in di Trump International Hotel, yang berada tak jauh dari Gedung Putih. Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Metropolitan Peter Newsham dalam konferensi pers seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (1/6/2017). Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi mengenai pria tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Newsham, menurut informasi yang disampaikan ke Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania, Morales pergi ke Washington dengan membawa senjata. Informasi itu pun diteruskan ke Dinas Rahasia dan Kepolisian Washington.

Morales pun ditangkap tanpa insiden. Sebuah senapan serbu, sebuah pistol berkaliber-40 dan 90 butir peluru untuk kedua senjata api tersebut ditemukan di dalam mobilnya.

"Saya yakin bahwa para petugas dan mitra-mitra federal kami, dan khususnya pemberi informasi yang datang, telah mencegah kemungkinan bencana di sini, di ibukota negara kita," ujar Newsham.

Saat ini, Morales ditahan atas dakwaan membawa sebuah pistol tanpa izin, kepemilikan amunisi tak terdaftar dan membawa sebuah senjata berbahaya.

Ketika ditanya wartawan apakah Morales melontarkan ancaman, Newsham hanya mengatakan bahwa, motif pria tersebut masih dalam penyelidikan. Dia juga menolak menjelaskan lebih detail mengenai Morales. Namun Kepala Kepolisian Edinboro, Jeff Craft mengatakan, Morales tak punya catatan kriminal di kota asalnya, Erie, Pennsylvania dan tidak masuk dalam radar kepolisian. (ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini