Trump Kecam Penembakan Warga Kristen Koptik di Mesir

Trump Kecam Penembakan Warga Kristen Koptik di Mesir

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 27 Mei 2017 12:12 WIB
Trump Kecam Penembakan Warga Kristen Koptik di Mesir
Donald Trump (REUTERS/Kevin Lamarque)
Roma - Korban tewas insiden penembakan warga Kristen Koptik di Kairo, Mesir, bertambah menjadi 28 orang. Kecaman untuk serangan itu pun bermunculan, mulai dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Paus Fransiskus, hingga dari Israel.

"Tertumpahnya darah warga Kristen harus diakhiri, dan semua yang membantu para pembunuh mereka harus dihukum," tegas Trump dalam pernyataan yang dirilis kantor pers kepresidenan AS saat Trump menghadiri KTT G7 di Italia, seperti dilansir AFP, Sabtu (27/5/2017).

"Teroris terlibat peperangan melawan peradaban, dan ini tergantung pada pihak yang menjunjung tinggi kehidupan untuk menghadapi dan mengalahkan kejahatan ini," imbuh pernyataan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekelompok pria bersenjata dan bermasker yang menumpang tiga truk pikap, mencegat dan menembaki bus yang membawa warga Kristen Koptik di pinggiran Kairo pada Jumat (26/5) waktu setempat. Belum ada pihak maupun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Baca juga: Rombongan Warga Kristen Koptik di Mesir Ditembaki, 26 Orang Tewas

Dalam pernyataan kepada Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Paus Fraiskus menyebut serangan itu sebagai serangan brutal. "(Paus Fransiskus) Sangat sedih mengetahui serangan brutal di pusat Mesir dan hilangnya nyawa serta korban luka yang dipicu aksi kebencian tak berperasaan ini," demikian pernyataan Paus Fransiskus yang disampaikan via Kardinal Pietro Parolin.

"Paus Fransiskus menyampaikan solidaritas mendalam untuk seluruh korban kekejaman ini," imbuh pernyataan itu.

Turut mengecam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut penembakan itu sebagai 'serangan teroris'. PM Netanyahu menyampaikan belasungkawa mendalam pada Presiden Al-Sisi dan seluruh rakyat Mesir.

"Israel dengan tegas mengecam serangan teroris mengerikan di Mesir dan menyampaikan belasungkawa dari rakyat Israel untuk Presiden (Abdel Fattah) Al-Sisi dan rakyat Mesir. Teror akan dikalahkan lebih cepat jika seluruh negara bekerja sama melawannya," demikian pernyataan kantor PM Netanyahu. (nvc/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads