"Tertumpahnya darah warga Kristen harus diakhiri, dan semua yang membantu para pembunuh mereka harus dihukum," tegas Trump dalam pernyataan yang dirilis kantor pers kepresidenan AS saat Trump menghadiri KTT G7 di Italia, seperti dilansir AFP, Sabtu (27/5/2017).
"Teroris terlibat peperangan melawan peradaban, dan ini tergantung pada pihak yang menjunjung tinggi kehidupan untuk menghadapi dan mengalahkan kejahatan ini," imbuh pernyataan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Rombongan Warga Kristen Koptik di Mesir Ditembaki, 26 Orang Tewas
Dalam pernyataan kepada Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Paus Fraiskus menyebut serangan itu sebagai serangan brutal. "(Paus Fransiskus) Sangat sedih mengetahui serangan brutal di pusat Mesir dan hilangnya nyawa serta korban luka yang dipicu aksi kebencian tak berperasaan ini," demikian pernyataan Paus Fransiskus yang disampaikan via Kardinal Pietro Parolin.
"Paus Fransiskus menyampaikan solidaritas mendalam untuk seluruh korban kekejaman ini," imbuh pernyataan itu.
Turut mengecam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut penembakan itu sebagai 'serangan teroris'. PM Netanyahu menyampaikan belasungkawa mendalam pada Presiden Al-Sisi dan seluruh rakyat Mesir.
"Israel dengan tegas mengecam serangan teroris mengerikan di Mesir dan menyampaikan belasungkawa dari rakyat Israel untuk Presiden (Abdel Fattah) Al-Sisi dan rakyat Mesir. Teror akan dikalahkan lebih cepat jika seluruh negara bekerja sama melawannya," demikian pernyataan kantor PM Netanyahu. (nvc/try)











































