Tim penjinak bom dan polisi masih menyisir Manchester Arena, Inggris, tempat terjadinya ledakan usai konser penyanyi pop Ariana Grande. Belum diketahui apa penyebab ledakan ini.
"Apa yang sedang diselidiki oleh polisi adalah serangan teroris yang mengerikan," kata PM Inggris Theresa May seperti dilansir BBC, Selasa (23/5/2017).
Theresa menyampaikan dukanya kepada para korban dari kejadian ini. Sejauh ini diketahui sedikitnya ada 19 korban jiwa dan 50 lainnya luka-luka.
Selain PM Inggris, Wali Kota Manchester Andy Burnham menyampaikan belasungkawa. Dia menyampaikan hal itu lewat cuitan di akun twitter miliknya.
"Hatiku bersama keluarga yang kehilangan, kekagumanku kepada petugas darurat yang pemberani. Malam yang kacau untuk kota besar kita," kata Andy. (bag/aan)











































