"Itu bom. Kami menemukan bagian-bagian yang digunakan untuk membuat bom," ujar Kamthorn Aucharoen, komandan tim persenjataan bahan peledak di Kepolisian Thailand seperti dikutip kantor berita Reuters, Senin (22/5/2017).
"Saat ini, otoritas sedang memeriksa kamera CCTV," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada pihak atau kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di Rumah Sakit Phramongkutklao, yang populer di kalangan pensiunan perwira militer tersebut.
Juru bicara pemerintah Sansern Kaewkamnerd mengatakan, sebanyak 24 orang luka-luka dalam insiden itu. Tidak disebutkan lebih detail mengenai kondisi para korban. (ita/ita)











































