Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza dan pihak Palang Merah seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (20/5/2017), para demonstran Palestina tersebut terluka akibat gas air mata, peluru karet dan peluru asli.
Menurut para wartawan AFP, ribuan orang berunjuk rasa di berbagai kawasan di Tepi Barat dan Gaza pada Jumat (19/5) sebagai aksi solidaritas terhadap para tahanan Palestina yang mogok makan di penjara-penjara Israel. Dilaporkan bahwa sebagian demonstran melemparkan batu-batu dan membakar ban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di wilayah Tepi Barat, sekitar 1.500 orang berdemo di kota Hebron dan bentrokan juga dilaporkan di kota-kota lain dan desa-desa.
Sejak 17 April lalu, sekitar 1.600 tahanan Palestina di penjara-penjara Israel telah ikut dalam aksi mogok makan yang dipimpin Marwan Barghouti, mantan pemimpin Gerakan Fatah. Para tahanan tersebut menuntut hak-hak dasar, seperti penghentian kebijakan penahanan tanpa persidangan dan penahanan isolasi.
Barghouti sendiri tengah menjalani hukuman penjara atas perannya dalam perlawanan rakyat Palestina. Pria berumur 57 tahun itu merupakan figur yang sangat populer di kalangan warga Palestina. (ita/ita)











































