Dituturkan sumber keamanan Palestina, seperti dilansir AFP, Kamis (18/5/2017), bentrokan ini terjadi di dekat sebuah pos militer setempat yang sedang menjadi lokasi protes kerumunan warga Palestina. Sejumlah tentara Israel siaga di lokasi.
Insiden berawal saat seorang warga atau pemukim Israel yang sedang mengendarai mobilnya, berusaha melewati kerumunan demonstran Palestina itu. Sumber keamanan Palestina ini menyebut sang warga Israel dan tentara Israel sama-sama melepas tembakan ke udara, untuk membubarkan massa. Aksi itu dilakukan sang warga Israel setelah mobilnya rusak terkena lemparan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang fotografer dari kantor berita Associated Press mengalami luka-luka akibat tembakan itu. Namun sang fotografer kini dalam kondisi stabil di rumah sakit setempat.
Secara terpisah, juru bicara militer Israel mengakui ada 'kerusuhan yang diwarnai kekerasan'. Juru bicara ini menyebut sejumlah demonstran Palestina melempari mobil-mobil yang melintas dengan baru.
"Tentara merespons dengan cara-cara pembubaran massa. Salah satu warga Israel yang mobilnya rusak akibat lemparan batu, melepas tembakan ke udara," terangnya.
Juru bicara militer Israel ini mengkonfirmasi satu orang tewas dan satu lagi luka-luka akibat tembakan itu. "Dari yang kami pahami, itu bukan tembakan kami (tentara Israel), tapi insiden ini masih diselidiki," ucapnya.
Ratusan demonstran Palestina berkumpul di pos militer Huwara, sebelah selatan Nablus, untuk mendukung ratusan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, yang sedang melakukan aksi mogok makan sejak 17 April. (nvc/nwk)











































