DetikNews
Rabu 17 Mei 2017, 19:56 WIB

Temuan Tulang Korban Ditemukan dari Puing Kapal Sewol

Novi Christiastuti - detikNews
Temuan Tulang Korban Ditemukan dari Puing Kapal Sewol Bangkai kapal Sewol setelah diangkat dari dasar laut (Yonhap via REUTERS)
Seoul - Tulang manusia ditemukan di antara puing kapal feri Sewol yang berhasil diangkat dari dasar laut oleh otoritas Korea Selatan (Korsel). Tulang manusia ini resmi diidentifikasi sebagai salah satu korban yang masih hilang dalam tragedi Sewol yang tenggelam tahun 2014 lalu.

Kapal feri sepanjang 145 meter ini karam saat berlayar menuju Pulau Jeju pada 16 April 2014. Sedikitnya 9 korban masih hilang dari total 304 orang yang dinyatakan tewas. Sebagian besar korban tewas merupakan remaja yang sedang ikut studi tour ke Pulau Jeju, dari Incheon.

Hasil penyelidikan menyatakan kapal feri itu kelebihan muatan dan melaju terlalu cepat saat berbelok. Selama bertahun-tahun, bangkai kapal itu karam di dasar lautan dan akhirnya baru diangkat ke permukaan pada Maret lalu.

"Hasil pemeriksaan DNA terhadap potongan tulang itu diidentifikasi sebagai guru sekolah menengah Danwon, Ko Chang-Seok," demikian pernyataan Kementerian Maritim Korsel, seperti dilansir AFP, Rabu (17/5/2017).

Baca juga: Bangkai Kapal Sewol Diangkat, Ditemukan Tulang Hewan di Dalamnya

Pernyataan ini merupakan konfirmasi pertama yang disampaikan otoritas Korsel setelah mengangkat bangkai kapal seberat 6.800 ton itu dari dasar lautan. Sebelumnya terjadi temuan tulang yang sempat dikira berasal dari korban hilang, namun kemudian terungkap sebagai tulang binatang.

Para petugas hingga kini terus membersihkan dan menyisir lumpur serta puing yang memenuhi bagian lambung kapal untuk mencari tulang atau kerangka korban. Sedangkan para penyelam menyisir dasar laut yang sebelumnya menjadi lokasi 'persemayaman' kapal Sewol.

Kementerian Maritim Korsel menyatakan, pemeriksaan DNA selesai lebih cepat karena tulang yang ditemukan masih dalam 'kondisi bagus'. Kementeri menyatakan, Dinas Forensik Nasional masih melakukan pemeriksaan DNA terhadap sejumlah temuan tulang lainnya yang diduga berasal dari korban yang masih hilang.


(nvc/nwk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed